author Ahmad Muhardian

Belajar Javascript: Mengenal 3 Macam Jendela Dialog pada Javascript


Mengenal 3 Macam Jendela Dialog Javascript

Pada tutorial sebelumnya, kita sudah belajar 4 cara menampilkan output pada Javascript

Salah satunya dengan menggunakan fungsi alert(). Fungsi merupakan sebuah fungsi yang akan menampikan jendela dialog.

Lalu pertanyaannya:

Bagaimana cara mengambil input?

Ada dua cara yang bisa kita lakukan:

  1. Menggunakan form;
  2. dan menggunakan jendela dialog.

Pada artikel ini, kita akan membahas yang nomer 2.

Yaitu: jendela dialog.

Jendela dialog merupakan jendela yang digunakan untuk berinteraksi dengan pengguna.

Ada tiga macam jendela dialog pada Javascript:

  1. Jendela dialog alert();
  2. Jendela dialog confirm();
  3. Jendela dialog prompt();

Ketiga dialog ini memiliki perilaku dan kegunaan yang berbeda-beda.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas…

1. Dialog Alert

Dialog alert() biasanya digunakan untuk menampilkan sebuah pesan peringatan atau informasi.

Fungsi alert() berada dalam objek window.

Kita bisa menggunakannya seperti ini:

window.alert("Hello World!");

Atau seperti ini:

alert("Hello kawan");

Karena objek window bersifat global, kita boleh tidak menulisnya.

Dialog alert() tidak akan mengembalikan nilai apa-apa saat dieksekusi.

Mari kita coba:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Dialog Alert</title>
    </head>
    <body>
    <script>
        alert("Selamat datang di tutorial Javascript");
    </script>
    </body>
</html>

Hasilnya:

Jendela dialog alert

Dialog alert() memiliki satu parameter yang harus diberikan, yaitu: teks yang akan ditampilkan pada dialog.

Pada contoh di atas, kita memberikan teks "Selamat datang di tutorial Javascript".

Pertanyaannya:

Bagaimana cara menampilkan dialog alert() pada event tertentu, misalnya saat sebuah tombol diklik?

Ini bisa kita lakukan dengan menambahkan fungsi dialog pada event listener.

Pada HTML, kita bisa masukan fungsi alert() pada atribut onClick agar nanti ditampilkan saat sebuah elemen diklik.

Contoh:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Dialog Alert</title>
    </head>
    <body>
        <button onClick="alert('Tombol diklik!')">Klik Saya</button>
    </body>
</html>

Hasilnya:

Jendela dialog alert tampil saat tombol diklik

2. Dialog Confirm

Dialog confirm() digunakan untuk melakukan konfirmasi dalam melakukan tindakan tertentu.

Misalnya:

Saat kita menghapus sesuatu, maka ada baiknya menampilkan dialog confirm(). Karena tindakan tersebut cukup berbahaya.

Dialog confirm dapat dibuat dengan fungsi confirm().

Contoh:

confirm("Apakah anda yakin akan menghapus?");

Dialog confirm() akan mengembalikan nilai true apabila kita memilih tombol OK dan akan mengembalikan nilai false apabila kita memilih Cancel.

Nilai kembalian ini dapat kita tampung dalam variabel untuk diproses.

Contoh:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Dialog Confirm</title>
    </head>
    <body>
    <script>
        var yakin = confirm("Apakah kamu yakin akan mengunjungi petanikode?");

        if (yakin) {
            window.location = "https://www.petanikode.com";
        } else {
            document.write("Baiklah, tetap di sini saja ya :)");
        }
    </script>
    </body>
</html>

Hasilnya:

Jendela dialog konfirmasi

3. Dialog Prompt

Dialog prompt() berfungsi untuk mengambil sebuah inputan dari pengguna.

Dialog prompt() akan mengembalikan sebuah nilai string dari apa yang diinputkan oleh pengguna.

Contoh:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Dialog Prompt</title>
    </head>
    <body>
    <script>
        var nama = prompt("Siapa nama kamu?", "");
        document.write("<p>Hello "+ nama +"</p>");
    </script>
    </body>
</html>

Hasilnya:

Jendela dialog prompt

Dialog prompt() memiliki beberapa parameter yang harus diberikan:

  1. Teks yang akan ditampilkan pada form;
  2. Nilai default untuk field input.

Pada contoh di atas, kita memberikan nilai default-nya berupa string kosong dengan tanda petik "".

Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Alert, Confirm, dan Prompt?

Berdasarkan contoh-contoh di atas, kita bisa mengetahui… Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan alert(), confirm() dan prompt().

Saat kita hanya ingin menampilkan informasi saja, maka gunakan alert().

Saat kita ingin jawaban konfirmasi dari pengguna, maka gunakan confirm().

…dan apabila kita ingin mengambil data teks dari pengguna, maka gunakan prompt().

Apa Selanjutnya?

Itulah tiga macam jendela dialog yang ada pada Javascript.

Selanjutnya, kita akan banyak menggunakan jendela dialog ini untuk membuat aplikasi.

Karena itu, pahami fungsi ketiga dialog ini.

Selanjutnya silakan pelajari tentang: